Langsung ke konten utama

Postingan

2 gelas

dua gelas kaca indah, yang berisikan air, aku bisa melihat apa yang ada di baliknya. Gelas-gelas itu mengeluarkan uap yang sangat indah, seolah-olah ia sedang bernafas, nafas yang dihembuskan dengan lembut Ia juga memiliki embun-embun yang menetes seperti air hujan. Entahlah, dia sedang menangis atau ketakutan yang membuatnya berkeringat seperti itu. Keduanya tampak sama Tetapi, begitu tampak dari dekat, keduanya benar-benar berbeda Seperti mentari didalam bongkahan es 15072017

tunggu saja

Lihat apa yang aku lakukan sekarang? Aku menunggu dan masih setia menunggu Jangan bilang aku menunggu karena sebuah janji yang terlanjur terikat Akan datang suatu saat nanti Mungkin aku tahu jawabannya… Tidak… jawabanya, pasti tidak… Aku, tapi aku masih menunggu Entahlah aku tidak mengerti… Aku sedih, marah, tapi aku masih memiliki harapan Dari 100%, setidaknya aku memiliki 5% Itu masih terlalu banyak, cukup 1% saja Aku memegangnya erat Mungkin ini apa yang orang bilang dengan Menantikan sebuah keajaiban 22042017

saat ini

Disaat aku menjadi kami Disaat kami menjadi kita Disaat tangisan adalah senyuman Disaat senyuman membawa tawa Disaat tawa akan kembali menjadi tangisan Disaat setiap detik adalah kebersamaan yang membuat kenangan Kesatuan yang berharga dan membuatnya bersinar Disaat aku merekamnya dengan mata Lalu kusimpan disuatu tempat dalam diri ini Aku tidak mau dia tenggelam oleh debu dan menjadi using Tolong… aku mohon… Agar besok… aku bisa membukanya kembali, setidaknya untuk diriku sendiri Aku mohon… Agar besok… besok… besok… dan besok… aku masih bisa membukanya kembali 23042017

sarang

aku hanyalah seekor burung yang baru saja dilepas oleh induknya, karena sudah bisa terbang aku pergi kesana-kemari mencari sebuah rumah impianku ah… kemarin aku baru saja menemukan rumahku disana tapi ketika aku terbang untuk sesaat… dan ketika aku kembali… rumahku menghilang entah kemana… bukan karena tersamarkan oleh jutaan pohon dihutan tapi hilang… 16042017