Langsung ke konten utama

Postingan

Sebuah Buku

                      Sebuah Buku Ia menawarkan sebuah buku tadi malam lebih tepatnya,ia meminjamkannya hari ini Membangkitkan kembali rindu mata... melihat kata... setelah lama berkelut dengan angka... Karena rindu sudah bersambut Ditangan ini lembaran itu tamat Terimakasih sudah singgah, walaupun singkat 27 Februari 2019

Mengantuk

                     Mengantuk Temanku mengantuk Begitupun aku tertular kantuk disebelahnya 'Ia' berbicara didepan dengan semangatnya Sementara, didepan dan dibelakangku mereka juga asyik berbincang Suaranya sayup-sayup tercemar suara mereka Kepala sudah berat Mata hendak menutup namun hati nurani tak kuasa Karena ia tahu, itu salah Akhirnya wajah dibasuh Dan telinga kembali terarah 27 Februari 2019

Aku Hanya (Manusia Bunglon)

AkuHanya (Manusia Bunglon) Jika kau bertanya seperti apa aku…. Aku…. Aku…. Anggap saja…. Anggap saja aku manusia bunglon… selalu berubah untuk bertahan disetiap situasi… Lambat… sangat lambat aku berjalan…… aku tak mampu mengejar…. entahlah…. Aku tak mampu… atau aku yang mengurung diri dalam delusiku sendiri…. Ada batas abstark yang membatasi aku dengan mereka…. seolah kami berada didunia berbeda yang berdampingan…. namun aku tak pernah mampu melangkah……. Aku mencoba…. Menjadi seperti mereka…. selalu mencoba…. Hingga aku tak tau siapa aku… Aku hanya menemukan diriku dalam mimpi… Mimpi… Mimpi…. Mimpi…. Yang terlepas didunia nyata…. Kugenggam erat mimpiku…. Karena ia mimpiku…. Milikku…. 20012019

Rehat

Ayo liat odong-odong

              Ayo liat odong-odong                             2018 Ketika cuaca tidak terlalu terik Matahari menampakkan sinar jingga Disanalah aku mulai merengek Untuk dibawa berjalan sore seperti hari-hari biasanya Aku akan bilang "ayo naik odong-odong" Ibu akan bilang "liat saja ya" Aku tidak mengerti, mengapa? Aku hanya bisa memandang anak-anak seusiaku yang menikmati lagu-lagunya. Ya, aku juga menikmati lagu-lagunya Namun sampai sekarang tidak pernah aku tahu rasanya duduk disana Hanya aku anak yang menikmatinya dari jauh, sementara yang lain sudah mengantri Dia tahu aku akan menangis ketika waktunya berakhir Karena itu, lebih baik tidak daripada harus melihatku menangis di akhirnya.

Switch

Switch (21Mei2018)           Didalam ruang konferensi sebuah rumah sakit, lampu-lampu dimatikan terlihat layar monitor besar yang menampilkan seorang gadis yang sedang berbaring diatas ranjang yang berbentuk kapsul, dan berbagai peralatan medis canggih disekitarnya. Dan tampak seorang pria paruh baya dengan setelan khas dokter dengan jas putihnya,  berdiri dipodium dan memandang orang yang duduk   disuatu kursi   dengan perasaan yang campur aduk antara marah, benci, dan kecewa. Ia adalah Edward Jacob Swan seorang dokter dan sekaligus pendiri dan pemilik dari rumah sakit diamana mereka berada sekarang.           “tidakkah kalian tahu mengapa kami melakukan ini?” ucapnya memulai katanya setelah sekian lama berdiri dan menatap orang didepannya, seraya menunjuk layar monitor disebelah kirinya dengan sangat geram. Melihat tak ada yang menjawab pertanyaannya, ia semakin geram d...

It’s Missing You (inspirasi dari lagu “Missing You” oleh BtoB)

It’s Missing You (inspirasi dari lagu “Missing You” oleh BtoB)             seorang penyiar berita sedang menyiarkan secara live kebakaran disebuah rumah, terlihat dibelakang penyiar itu api yang melahap habis sebuah rumah dikawasan yang cukup elite, “seluruh keluarga tewas dalam kebakaran ini, namun beruntung saja putri dari keluarga ini masih bisa diselamatkan, ia baru berusia 8 tahun” ucap penyiar itu.           Terlihat seorang anak laki-laki sedang menonton berita ditelevisi itu, kemudian ia menunjuk TV itu, “ibu ada kebakaran” katanya sambil menunjuk TV itu, dan melihat ibunya yang sedang ada dimeja kerjanya, terlihat ibunya yang sangat anggun duduk dimeja itu, dimeja bertengger manis sebuah papan nama yang lucu bertuliskan kepala pimpinan yayasan pelangi Kim Hang Ah. “ah ia kesihan sekali, ia tidak punya orang tua lagi seperti tema...